Diperbarui pada 12 Oktober 2025
Resep: L. reuteri, L. gasseri dan B. longum – Buat yogurt SIBO sendiri
Juga cocok untuk orang dengan intoleransi laktosa (lihat catatan di bawah).
Bahan-bahan (untuk sekitar 1 liter yogurt)
- 4 kapsul L. reuteri (masing-masing 5 miliar CFU)
- 1 kapsul L. gasseri (masing-masing 12 miliar CFU)
- 2 kapsul B. longum (masing-masing 6 miliar CFU)
- 1 sdm inulin (alternatif: GOS atau XOS untuk intoleransi fruktosa)
- 1 liter susu utuh (organik), 3,8% lemak, diproses suhu ultra-tinggi dan dihomogenisasi atau susu UHT
- (Semakin tinggi kandungan lemak susu, yogurt akan semakin kental)
Catatan:
- 1 kapsul L. reuteri, setidaknya 5 × 10⁹ (5 miliar) CFU (en)/KBE (de)
- CFU adalah singkatan dari colony forming units – dalam bahasa Jerman, kolonie-bildende Einheiten (KBE). Satuan ini menunjukkan berapa banyak mikroorganisme hidup yang terkandung dalam suatu preparat.
Catatan tentang pilihan susu dan suhu
- Jangan gunakan susu segar. Susu segar tidak cukup stabil untuk waktu fermentasi yang lama dan tidak steril.
- Idealnya menggunakan susu H (susu tahan lama, suhu ultra-tinggi): Ini steril dan bisa langsung digunakan.
- Susu harus pada suhu kamar – sebagai alternatif, hangatkan perlahan dalam bak air hingga 37 °C (99 °F). Hindari suhu yang lebih tinggi: mulai sekitar 44 °C, kultur probiotik akan rusak atau mati.
Persiapan
- Buka total 7 kapsul dan masukkan bubuknya ke dalam mangkuk kecil.
- Tambahkan 1 sdm inulin per liter susu – ini berfungsi sebagai prebiotik dan mendukung pertumbuhan bakteri. Untuk orang dengan intoleransi fruktosa, GOS atau XOS adalah alternatif yang cocok.
- Tambahkan 2 sdm susu ke dalam mangkuk dan aduk rata agar tidak menggumpal.
- Aduk susu yang tersisa dan campur rata.
- Tuang campuran ke dalam wadah yang cocok untuk fermentasi (misalnya, kaca)
- Masukkan ke dalam pembuat yogurt, atur suhu ke 37 °C (98,6 °F), dan biarkan fermentasi selama 36 jam.
Mulai dari batch kedua, gunakan 2 sendok makan yogurt dari batch sebelumnya sebagai starter
Anda menyiapkan batch pertama dengan kapsul bakteri.
Mulai dari batch kedua, gunakan 2 sendok makan yogurt dari batch sebelumnya sebagai starter. Ini juga berlaku jika batch pertama masih cair atau belum benar-benar padat. Gunakan sebagai starter selama baunya segar, rasanya sedikit asam, dan tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan (tidak berjamur, tidak ada perubahan warna yang tidak biasa, tidak berbau menyengat).
Per 1 liter susu:
-
2 sendok makan yogurt dari batch sebelumnya
-
1 sendok makan inulin
-
1 liter susu UHT atau susu utuh yang diproses dengan suhu ultra-tinggi dan dihomogenisasi
Begini caranya:
-
Masukkan 2 sendok makan yogurt dari batch sebelumnya ke dalam mangkuk kecil.
-
Tambahkan 1 sendok makan inulin dan aduk hingga halus dengan 2 sendok makan susu sampai tidak ada gumpalan.
-
Aduk susu yang tersisa dan campur rata.
-
Tuangkan campuran ke dalam wadah yang sesuai untuk fermentasi dan letakkan di mesin yogurt.
-
Biarkan fermentasi pada suhu 37 °C selama 36 jam.
Catatan: Inulin adalah makanan untuk kultur. Tambahkan 1 sendok makan inulin per liter susu untuk setiap batch.
Jika Anda memiliki pertanyaan, kami dengan senang hati membantu Anda melalui email di team@tramunquiero.com atau melalui formulir kontak kami.
Mengapa 36 jam?
Pemilihan durasi fermentasi ini berdasarkan ilmu pengetahuan: L. reuteri membutuhkan sekitar 3 jam untuk setiap penggandaan. Dalam 36 jam, terjadi 12 siklus penggandaan – ini sesuai dengan pertumbuhan eksponensial dan konsentrasi tinggi kuman probiotik aktif dalam produk jadi. Selain itu, pematangan yang lebih lama menstabilkan asam laktat dan membuat kultur menjadi sangat tahan.
!Penting untuk diperhatikan!
Batch pertama sering kali tidak berhasil bagi banyak pengguna. Namun, sebaiknya tidak dibuang. Sebaiknya mulai batch baru dengan dua sendok makan dari batch pertama. Jika ini juga gagal, periksa suhu pembuat yogurt Anda. Untuk perangkat yang suhu dapat diatur tepat sampai derajatnya, batch pertama biasanya berhasil dengan baik.
Tips untuk hasil sempurna
- Batch pertama biasanya masih agak cair atau berbutir. Gunakan 2 sendok makan dari batch sebelumnya sebagai starter untuk batch berikutnya – dengan setiap batch baru, konsistensi akan membaik.
- Lebih banyak lemak = konsistensi lebih kental: Semakin tinggi kandungan lemak susu, semakin creamy yogurt yang dihasilkan.
- Yogurt yang sudah jadi dapat disimpan di lemari es hingga 9 hari.
Rekomendasi konsumsi:
Nikmati sekitar setengah cangkir (sekitar 125 ml) yogurt setiap hari – sebaiknya secara teratur, idealnya saat sarapan atau sebagai camilan di antara waktu makan. Ini memungkinkan mikroba yang terkandung berkembang secara optimal dan mendukung mikrobioma Anda secara berkelanjutan.
1 komentar
If my batch separates, I make a blended Orange 🍊 Julius!
DO NOT throw the separated batch out, it still contains all the goodness, just get creative…